Author Info

Monday, 25 April 2016

Tidur Cantik Yuk...

Cakep kan cahayanya? Saya nggak bohong kan? :)
Postingan ini muncul karena dua hal yang nggak ada hubungannya sama sekali. Pertama, karena adik saya yang paling kecil dan bawel lagi keranjingan membuat table lamp dari stik es krim. Alasan kedua karena baru-baru ini saya menonton drama korea yang emang lagi booming banget 'descendant of the sun' dan di salah satu episodenya ada adegan pemeran Dr Kang menyalakan lilin agar dia keliatan lebih cakep diantara-bayang-bayang pendar cahaya.

Nah lho, nggak ada hubungannya kan alasan pertama dan kedua dengan judul yang saya pakai? Sebenarnya pada adegan DoTS itu saya tertarik dengan statement Dr Kang yang percaya kalau cewek bisa keliatan lebih cantik diantara cahaya lilin, dan kebetulan table lamp yang dibuat adek saya itu pendar cahayanya cakep. 

Ini spinning gitu modelnya, tapi nggak bikin pusing kok..
Akhirnya saya kan nyobain tuh, malem-malem pas mau tidur cuma ngidupin lampu meja, terus kacaan deh. Dan ternyata, tampang saya kok nggak berubah jadi tambah cakep yah? 

Ya sudah lah, saya terima nasib saja. Tapi lucunya, pendar cahaya temaram yang ditimbulkan lampu meja punya efek healing yang bikin tidur jadi mudah dan tambah nyenyak  gitu. Mungkin karena efek cahayanya menenangkan kali ya.

                                                      Nah, ini detail lampunya, bisa dibuka dibagian atap.                                                         Fungsinya buat masukin Bohlah donk...
Nah, berhubung adek saya lagi heboh-hebohnya bikin lampu meja pakai stik es krim, persediaan lampu meja di rumah jadi banyak banmget kan ya. Dan otak jualan saya juga mulai bekerja donk :) jadilah di postingan ini juga saya mau nawarin kawan-kawan yang pengen nyobain efek healing pakai lampu meja, bisa aja order di saya. Dan kalau kawan-kawan punya pengalaman beda terkait si lampu meja, boleh juga share pengalaman via comment di postingan ini ya....


Share:

Friday, 22 April 2016

Coffee Morning Sahabat Anak at Kanaya Hotel

Foto mejeng setelah bagi-bagi perlengkapan sekolah....
Proyektor memproyeksikan foto-foto yang menggambarkan aktivitas perlindungan anak yang pernah dilakukan oleh Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) di berbagai daerah, saat Misran Lubis selaku Direktur Eksekutif PKPA menyampaikan sambutannya dalam diskusi bertajuk CSR Sahabat Anak. Dalam kata sambutannya, Misran Lubis mengajak para undangan untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan anak. Beliau menghimbau berbagai pihak untuk berbagi, peduli dan ikut menjaga anak agar hak tiap anak dapat terpenuhi.

Diskusi yang diinisiasi oleh PKPA atas kerjasama dengan Bank Sumut ini mendapat respon yang cukup baik. Para undangan yang didominasi oleh pihak swasta, perbankan dan akademisi menyampaikan ketertarikan mereka untuk bergabung dalam program CSR sahabat Anak, sedangkan kelompok binaan PKPA yang juga hadir dalam acara tersebut menyampaikan pengalaman yang mereka alami dalam mengembangkan usaha yang mereka kelola setelah memperoleh pelatihan dan edukasi dari PKPA. Pada acara yang digelar pada tanggal 5 maret 2016 ini juga dipamerkan berbagai produk hasil usaha kelompok binaan yang merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat PKPA yang disebut Rumah Industri Marjinal (RIM).
Saat lagi bagi-bagi tester makanan.. yummmi...
 Diskusi yang diselenggarakan di Hotel Kanaya ini juga menjadi tempat penyerahan dana CSR Bank Sumut Kepada PKPA. Dana CSR yang dipercayakan kepada PKPA dialokasikan sebagian untuk pembangunan toilet bagi anak Paud PKPA sedangkan sebagian lainnya akan didistribusikan kepada 80 pelajar berprestasi sebagai beasiswa pendidikan.

Share:

Menyulap Plastik Bekas Menjadi Produk Bernilai Jual Tinggi


Menjahit tasnya harus pakai mesin jahit khusus begini..
Setelah lebih dari sembilan puluh menit menempuh perjalanan menggunakan angkutan umum, Ibu- ibu kelompok binaan Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) tiba di Rumah Kompos dan Bank Sampah Induk yang berlokasi di Kelurahan Belawan Sicanang.

Kunjungan yang berlangsung selama dua hari ini diinisiasi oleh PKPA dan bertujuan untuk menambah pemahaman masyarakat, khususnya ibu rumah tangga terhadap dampak negatif sampah dan metode yang dapat dilakukan untuk mengolah sampah menjadi produk layak jual dan menambah income keluarga. 

Dalam kesempatan kali ini, ibu-ibu yang ikut dalam kunjungan ke Bank Sampah Sicanang memperoleh training  singkat mengolah plastik menjadi tas multifungsi. Adapun plastik yang digunakan adalah plastik kemasan pewangi pakaian dan plastik kemasan pembersih lantai.

Kak Sumi mejeng bareng dengan model tas yang udah jadi..

Untuk membuat sebuah tas berukuran kecil, dibutuhkan delapan lembar plastik kemasan yang kemudian digunting menjadi enam belas lembaran 10 cm. Lembaran – lembaran plastik 10 cm tersebut lantas disatukan dengan cara dijahit menggunakan benang bening yang menyerupai benang pancing. Plastik-plastik yang telah disatukan tersebut bisa diolah menjadi bermacam-macam bentuk, mulai dari map kertas sederhana, tas jinjing ukuran besar, payung, tas make up kecil dan sebagainya.

Training pembuatan tas plastik daur ulang ini dipandu oleh Ibu Ani dari Bank Sampah Induk Sicanang. Ibu Ani yang pada hari itu mengenakan kerudung berwarna biru memperi arahan yang mudah dimengerti dan menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta pelatihan. Meskipun beberapa peserta mengalami kesulitan dalam mengoperasikan mesin jahit khusus plastik yang menggunakan dinamo, namun seluruh peserta merasa tertarik dan tetap bersemangat menyelesaikan pembuatan tas yang telah mereka mulai. Pada hari kedua, tiap peserta yang ikut berpartisipasi berhasil menyelesaikan tas dalam beragam bentuk yang berbeda
Share:

PKPA Lakukan Penguatan Kapasitas CU di Sembahe


Ibu - ibu pengurus dan anggota CU yang lagi serius nggak bisa diganggu :D
Siapa yang tidak mengenal credit union (CU) saat ini, salah satu lembaga keuangan yang dibentuk karena rasa saling percaya sekelompok orang dan difungsikan untuk menyimpan uang dan meminjam modal usaha bagi para anggotanya.

Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) telah pula membentuk credit union (CU) yang diberi nama CU Sumber Rezeki sejak tahun 2014. Pembentukan CU ini dimaksudkan untuk membantu dan meningkatkan pendapatan kelompok keluarga marginal. Sampai saat ini CU Sumber Rezeki telah memiliki lebih dari 40 anggota aktif yang tersebar di tiga lokasi (Pinang Baris, Klambir V dan Ayahanda).  

Untuk meningkatkan kapasitas anggota dan pengurus CU Sumber Rezeki, PKPA telah melakukan Rapat Akhir Tahun (RAT) yang direalisasikan pada hari minggu (22/3).

Pada RAT kedua yang diadakan di lokasi pemandian Sembahe, anggota diperbolehkan membawa dua orang anggota keluarga, karena diakhir sesi evaluasi anggota dan keluarga akan diizinkan untuk menikmati pemandian alam Sembahe.

RAT dimulai pada pukul sepuluh pagi, dibuka oleh Sony Sucihati selaku tim pengawas CU Sumber Rezeki yang sehari-harinya berprofesi sebagai Manager Fundraising di PKPA Medan. Dalam pembukaan yang disampaikannya, Sony berusaha untuk memotivasi anggota CU untuk meningkatkan kemandirian anggota dan pengurus. Sony Sucihaty juga menyampaikan pengalaman yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi anggota untuk mengembangkan usaha agar ekonomi keluarga anggota CU dapat berkembang kearah yang lebih baik.

Ibunya pada rapat, anak-anak malah enak-enakan nyebur...
Selanjutnya RAT dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus CU Sumber Rezeki periode 2015/2016. Rapat Akhir Tahun CU Sumber Rezeki berjalan dengan tertib, meskipun kebanyakan anak-anak yang dibawa oleh anggota CU sesekali mengintruspsi karena meminta cemilan kepada orang tua mereka yang tengah mengikuti rapat.

Setelah menyampaikan laporan pertanggung jawaban, anggota CU lantas memutuskan kriteria untuk pemilihan pengurus baru. Lantas terpilihlah Ibu Sri Handayani sebagai ketua, Ibu Darsiah sebagai sekertaris dan Ibu Syamsidar sebagai bendahara untuk masa jabatan periode 2016/2017. Lalu RAT diakhiri dengan pembagian sisa hasil usaha kepada seluruh anggota CU Sumber Rezeki.
Share:

Ad Banner

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Sample Text

Text Widget

Contact Form

Name

Email *

Message *

Followers

Search This Blog

Video Of Day

Get to know me

About Us

Navigation-Menus (Do Not Edit Here!)

Newsletter

Subscribe Our Newsletter

Enter your email address below to subscribe to our newsletter.

Like This Theme

Flicker

Pages

Pages - Menu

Popular Posts

Popular Posts