Author Info

Thursday, 23 June 2016

Solusi Tepat untuk yang Doyan Bikin Kue Lebaran

Menjelang akhir bulan ramadhan seperti ini, saya mulai direpotkan dengan agenda bikin kue. Tahun lalu saya belum punya aktifitas rutin di luar rumah, jadi bisa full ngebantuin ibu yang memang udah langganan jual kue kering lebaran untuk tetangga sekitaran tempat tinggal kami.

kue jualannya emak saya (skippy, panda sunkis dan coklat kurma)
Nah sekarang beda lagi ceritanya, saya sudah punya kesibukan sendiri dan cuma ada waktu di malam hari. Agenda bikin kue perlu dijadwalkan dengan baik supaya semua kue pesanan bisa kelar tepat waktu. Selain mengagendakan jadwal, peralatan yang digunakan juga musti dalam kondisi prima. Bayangin aja, pemakaian dalam durasi yang panjang kan bisa bikin mixer terbakar dan kalau sudah begitu bakalan banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Dan mixer terbakar itu benar-benar kejadian pada saya beberapa hari yang lalu. Ceritanya kan saya sedang mengaduk bahan-bahan untuk membuat kue gabus (sebelumnya mixer sudah digunakan untuk pengadukan bahan kastange, jadi kondisi mixer udah agak-agak capek lah). Sebelum adonannya mengembang sempurna, si mixer tiba-tiba macet dan tercium aroma terbakar. Saya sudah bad feelling aja, dan ternyata beneran rusak si mixer itu. Masih untung kami punya cadangan satu mixer lagi di rumah, tapi saya mulai kepikiran untuk mencari mixer yang lebih tahan lama dan nggak gampang panas.

emak saya juga jualan bolu, jadi pemilihan mixer yang tahan lama sangat dibutuhkan
Saya mulai mencari di beberapa situs dan menemukan beberapa merek yang sepertinya sesuai, tapi harganya kelewat mahal, ada juga beberapa yang harganya sesuai tapi saya agak sangsi dengan olshop yang menawarkannya. Hingga akhirnya ada salah satu temen blogger yang nawarin untuk mencoba belanja di ruparupa.com. Awalnya saya cuma iseng mendaftar, tapi ternyata memang banyak promo yang sedang ditawarkan, termasuk potongan harga dan cash back.

Dan produk yang paling menarik minat saya tentu saja stand mixer merek klanz yang harganya cuma sejuta tiga ratusan ribu, menurut saya itu harganya sudah sangat terjangkau dibandingkan produk sejenis dengan spesifikasi yang sama. Dengan stand mixer klanz proses pembuatan kue pesanan lebaran akan lebih mudah dan cepat. 
penampakan si mixer klanz yang simpel tapi elegan, eaaak...
Satu produk lagi yang rencananya akan saya pesan adalah Kris Vacum Sealer. Kenapa? Karena saya pernah tanya di beberapa toko di tempat saya tinggal, vacum sealer itu harganya hampir sejutaan, tapi di rupa-rupa ini harganya hanya setengahnya, kan saya jadi bisa hemat banyak. Vacum sealer ini sangat usefull untuk pedagang kue lebaran seperti orang tua saya. Karena kue yang dikemas dalam plastik kedap udara bisa lebih tahan lama. 

Share:

Wednesday, 1 June 2016

SERING NONTON, Nonton Film ala Komunitas Film Medan

Saya sebenar-benarnya punya dua hobi yang mendarah daging dan sering kali mengganggu aktivitas harian saya. Kenapa? Karena jika sudah dimulai, maka saya akan susah berhenti. Pertama, tentu saja kebiasaan baca buku terutama novel fiksi dan komik. Sedangkan yang kedua adalah nonton film. Nah untuk urusan nonton ini, saya nggak pilih-pilih kecuali horror dan thriller seperti saw dan human centripede *euw..*

Untuk hobi kedua ini biasanya saya akan minta donlotan dari teman dan ngumpul-ngumpul sama komunitas film. Kenapa? Karena kalau tiap minggu nongkrong di 21, bisa-bisa belum tengah bulan dompet udah jebol aja.

Ngumpul sama komunitas film punya banyak keuntungan Salah satunya saya bisa nonton film-film bagus secara gratis, sering pula film-film yang mereka miliki adalah film-film kelas festival dan pemenang award di beberapa Negara. Selain itu, kawan-kawan di komunitas film ini nggak pelit berbagi ilmu. Saya aja yang awalnya cuma suka nonton film, sekarang mulai tertarik untuk buat film. Tapi yah mungkin bukan film juga lah, lebih tepatnya video aja yang paling-paling untuk konsumsi sosmed :D

Nah berawal dari kumpul-kumpul, kawan-kawan komunitas film yang tergabung dalam Kofi Sumut (Komunitas Film Sumatera Utara) memutuskan untuk membuat kumpul-kumpul setiap hari jumat, dua minggu sekali pukul 7 malam bertajuk SERING NONTON.

Nah, SERING NONTON ini udah terealisasi dua kali dan rencananya akan menjadi aktivitas rutin yang akan diadakan tiap dua minggu sekali. Di SERING NONTON selain diajak buat nonton, teman-teman juga bakan diajak berdikusi tentang tips dan trik pembuatan film.  Sampai saat ini saya udah dapat ilmu mengelola ide film untuk pembuatan fiksi pendek, pembuatan skenario dasar dan pembuatan film dokumenter. Saya aja baru tahu kalau film documenter dan video jurnalistik itu beda sangat.


Yah nantilah saya posting lagi yang lain dari aktifitas SERING NONTON ini, tapi ya kalau kawan-kawan memang penggemar film, hobi nonton atau malah suka dan tertarik untuk bikin film, nggak ada salahnya lah buat ikutan ngumpul di TEN Coffee (tempat mungkin bisa berubah, tetep tongkrongin aja tameline Fbnya kofi Sumut yah) di SERING NONTON, tiap Jumat, dua minggu sekali, jam 7 malem. 

Nonton film box office di 21? Biasaaa......
Mau yang beda? Nongkrong bareng di Sering Nonton Ajahhh :D  #inibukaniklan
Share:

Ad Banner

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Sample Text

Text Widget

Contact Form

Name

Email *

Message *

Followers

Search This Blog

Video Of Day

Get to know me

About Us

Navigation-Menus (Do Not Edit Here!)

Newsletter

Subscribe Our Newsletter

Enter your email address below to subscribe to our newsletter.

Like This Theme

Flicker

Pages

Pages - Menu

Popular Posts

Popular Posts